RSS

makalah


PENGETAHUAN DAN MINAT MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA TERHADAP SASTRA INDONESIA

MAKALAH PENELITIAN

diajukan untuk memenuhi tugas matakuliah Pendidikan Bahasa Indonesia
            Dosen Pengampu: Firman Aziz, M.Pd          


http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT4JqDqOZc8MzXOCBZcyltpYX-QZd7sT2LKJ9ISqRKsgVO84Um8


Disusun oleh:

Fitri Andiani   NIM    1103632
Himmah Rahmawati   NIM    1104818
Rizkya Putrias Ghalih NIM    1106101
Yayu Yulianti NIM    1102361


JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
BANDUNG
2011






ABSTRAK

Sastra Indonesia adalah sebuah istilah yang melingkupi berbagai macam karya sastra di Asia Tenggara. Istilah "Indonesia" sendiri mempunyai arti yang saling melengkapi terutama dalam cakupan geografi dan sejarah poltik di wilayah tersebut. Sastra Indonesia sendiri dapat merujuk pada sastra yang dibuat di wilayah Kepulauan Indonesia. Sering juga secara luas dirujuk kepada sastra yang bahasa akarnya berdasarkan Bahasa Melayu (dimana bahasa Indonesia adalah satu turunannya).
Sastra Indonesia ialah sastra yang aslinnya ditulis dalam bahasa Indonesia yang isinya memancarkan sikap dan watak bangsa Indonesia (Sarwadi, 2004:9), unsur persyaratannya ada dua, yaitu: media bahasanya bahasa Indonesia dan corak isi karangannya mencerminkan sikap watak bangsa Indonesia di dalam memandang suatu masalah.
Periodisasi Sastra Indonesia menurut beberapa tokoh di Indonesia yaitu Periodisasi Bujung Saleh, Periodisasi H.B. Jassin, Periodisasi Nugroho Notosusanto dan  Periodisasi Ajip Rosidi. Jenis-jenis Sastra Indonesia yaitu terdiri dari dua, Naratif dan Non Naratif. Sebuah Sastra Indonesia dapat dikatakan sebagai Sastra jika bahasa sastranya penuh ambiguitas serta memiliki kategori-kategori yang tak rasional seperti gender. Bahasa sastra juga penuh dengan asosiasi, mengacu pada ungkapan atau karya yang diciptakan sebelumnya. Dengan kata lain bahasa sastra sangat konotatif sifatnya. Bahasa sastra bukan sekedar bahasa referensial. Bahasa sastra yang mempunyai bahasa ekspresif, menunjukkan nada dan sikap pembicara atau penulisnya. Selain itu bahasa sastra berusaha memengaruhi, membujuk dan mengubah sikap pembaca. Serta yang dipentingkan dalam bahasa sastra adalah tanda, simbolisme suara dari kata-kata ( Rene wellek dan Austin Weren, Teori Kesusastraan).
Fungsi sastra dibagi menjadi dua kategori yaitu, menghibur dan bermanfaat kepada pembaca. Yang dimaksud menghibur disini yaitu, memberikan kenyamanan atau relaksasi, memberikan ketegangan sesaat, memberikan kepuasaan dan memberikan pengalaman baru. Sedangkan arti bermanfaat disini yaitu, meningkatkan kemampuan berbahasa, meningkatkan pengetahuan tentang budaya dan membentuk watak kepribadian pembaca.





KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah swt yang telah memberikan rahmat, hidayah dan karunia-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan  makalah ini.
Adapun makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Bahasa Indonesia.  Makalah ini terdiri dari tiga bab. Bab satu yaitu pendahuluan yang terditi dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, metodologi penelitian dan sistematika penelitian. Bab dua yaitu acuan teoretik yang terdiri dari definisi sastra indonesia, periodisasi sastra indonesia, jenis-jenis sastra Indonesia dan karakteristik umum sastra indonesia. Bab tiga yaitu hasil dan  pembahasan yang berisi hasil penelitian dan pembahasan. Bab keempat yaitu penutup yang berisi simpulan dan saran.
Penyusun mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini.
Penulis tidak menutup kemungkinan dalam penulisan  makalah ini terdapat kesalahan. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun atau konstruktif demi perbaikan makalah kedepan.




                                                                                                            Bandung, November 2011




                                                        Penyusun







DAFTAR ISI


ABSTRAK....................................................................................................... i
KATA PENGANTAR..................................................................................... ii
DAFTAR ISI................................................................................................... iii
BAB I. PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang............................................................................. 1
1.2  Rumusan Masalah........................................................................ 1
1.3  Tujuan Penelitian.......................................................................... 2
1.4  Metode  Penelitian....................................................................... 2
1.5  Sistematika Penulisan................................................................... 2
BAB II. ACUAN TEORETIK
2.1.  Definisi Sastra Indonesia........................................................... 3
2.2.  Periodesasi Sastra Indonesia...................................................... 3
2.3. Jenis-jenis Sastra Indonesia......................................................... 5
2.4. Karakteristik Umum Sastra Indonesia........................................ 7
BAB III. HASIL DAN PEMBAHASAN
       3.1. Hasil Penelitian................................................................................... 8
       3.2. Pembahasan........................................................................................ 8
BAB IV. PENUTUP
       4.1. Simpulan............................................................................................. 12
       4.2. Saran................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... 13
LAMPIRAN-LAMPIRAN.............................................................................. 14










BAB I
PENDAHULUAN


1.1.            Latar Belakang Masalah
Pada awalnya, mungkin kebanyakan mahasiswa yang masuk  jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia merasa terdampar dijurusan ini bahkan bisa disebut salah masuk jurusan. Karena pada umumnya mahasiswa yang masuk dijurusan ini merasa tidak sesuai dan tidak cocok dengan keinginan mereka, akhirnya mereka pun terpaksa masuk ke pilihan ketiga yang merupakan pelarian bagi mereka.

            Diawal perkuliahan dapat dipastikan mahasiswa  tersebut akan merasa kebingungan dengan materi-materi kuliah yang jauh dari bayangan mereka, apa yang dimaksud dengan bahasa, apa yang dimaksud dengan sastra, apa yang dimaksud fonolgi, linguistik, dll.
 Sastra mungkin sebuah kata yang  orang awam pun pernah atau sering mendengarnya, tapi dapat dipastikan jika ditanya  apa pengetrian sastra,  bagaimana sejarah sastra, apa saja jenis-jenis sastra mereka akan menjawab tidak tahu.

Lalu bagaimana dengan mahasiswa yang baru masuk  jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, apa mereka mengetahui apa pengertian sastra, bagaimana sejarah sastra, dan apa saja jenis-jenis sastra.

            Maka dari itu dalam makalah penelitian ini kami akan mengungkap “Pengetahuan dan Minat mahasiswa pendidikan bahasa dan sastra Indonesia terhadap sastra Indonesia”.

1.2.            Rumusan Masalah
1.      Sejauh mana Mahasiswa  Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mengetahui sastra Indonesia?
2.      Sejauh mana Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menyukai sastra indonesia?
3.      Apa itu sastra?
4.      Bagaimana periodesasi  sastra di Indonesia?
5.      Apa saja jenis-jenis sastra Indonesia?

1.3.            Tujuan Penelitian
1.   Mengetahui sejauh mana Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mengenal sastra Indonesia.
2.   Mengetahui  sejauh mana Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra menyukai sastra Indonesia.
3.   Mengetahui apa  yang dimaksud dengan sastra.
4.   Mengetahui periodesasi sastra di Indonesia.
5.   Mengetahui jenis-jenis sastra di Indonesia.

1.4.            Metode Penelitian
            Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam mengumpulkan data adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penulis memberikan kuesioner kepada beberapa mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (UPI), yang dianggap telah mewakili seluruh siswa. Dalam angket tersebut, berisi pernyataan yang diberikan dalam bentuk pertanyaan essay.
Untuk melengkapi metode di atas, digunakan beberapa data dari sumber yang dapat dipercaya, baik dari media internet maupun dari buku-buku yang berkaitan dengan sastra Indonesia. Dan hasil angket tersebut dihitung dengan menggunakan Microsoft Excel.

1.5.            Sistematika Penulisan
            Dalam makalah penelitian ini, berisi Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi, BAB I : 1.1. latar belakang masalah, 1.2. rumusan masalah, 1.3. tujuan penelitian, 1.4. metode penelitian, 1.5. sistematika penulisan
BAB II Acuan Teoritik : 2.1. definisi sastra Indonesia, 2.2. periodesasi sastra Indonesia, 2.3. jenis-jenis sastra Indonesia.
            BAB III  Pembahasan








BAB II
ACUAN TEORETIK

2.1.     Definisi Sastra Indonesia
Sastra Indonesia adalah sebuah istilah yang melingkupi berbagai macam karya sastra di Asia Tenggara. Istilah "Indonesia" sendiri mempunyai arti yang saling melengkapi terutama dalam cakupan geografi dan sejarah poltik di wilayah tersebut.
Menurut Soemawidagdo (1966:62) sastra Indonesia adalah suatu karya sastra dapat digolongkan ke dalam kesusastraan Indonesia apabila:
1)      Ditulis buat pertama kalinya dalam bahasa Indonesia.
2)      Masalah-masalah yang dikemukakan di dalamnya haruslah masalah-masalah Indonesia.
3)      Pengarangnya haruslah bangsa Indonesia.

Menurut Sarwadi (2004:9) sastra Indonesia adalah sastra yang aslinnya ditulis dalam bahasa Indonesia yang isinya memancarkan sikap dan watak bangsa Indonesia.
Unsur persyaratannya ada dua, yaitu:
1)      Media bahasanya bahasa Indonesia.
2)      Corak isi karangannya mencerminkan sikap watak bangsa Indonesia di dalam memandang suatu masalah.

Fungsi sastra dibagi menjadi dua kategori yaitu, menghibur dan bermanfaat kepada pembaca. Yang dimaksud menghibur disini yaitu, memberikan kenyamanan atau relaksasi, memberikan ketegangan sesaat, memberikan kepuasaan dan memberikan pengalaman baru. Sedangkan arti bermanfaat disini yaitu, meningkatkan kemampuan berbahasa, meningkatkan pengetahuan tentang budaya dan membentuk watak kepribadian pembaca.

2.2.             Periodisasi Sastra Indonesia
Periodisasi Sastra Indonesia menurut beberapa tokoh di Indonesia:
  1. Periodisasi Bujung Saleh
a.    Sebelum tahun 20-an
b.    Antara tahun 20-an hingga tahun ’33
c.    Tahun ‘33 hingga mei 1942
d.   Mei 1942 hingga sekarang
  1. Periodisasi H.B. Jassin
a.    Sastra Indonesia lama
b.    Sastra Indonesia Modern
1.    Angkatan ’20
2.    Angkatan ‘33 atau Pujangga Baru
3.    Angkatan ‘45 mulai sejak 1942
4.    Angkatan 66 mulai kira-kira tahun 1955
  1. Periodisasi Nugroho Notosusanto
a.    Sastra Indonesia Lama
b.    Sastra Indonesia Modern
1.         Masa Kebangkitan
a.       Periode ’20
b.      Periode’33
c.       Periode ’42
2.         Masa Perkembangan
a.         Periode ’45
b.        Periode’50

  1. Periodisasi Ajip Rosidi
a.    Sastra Nusantara Klasik (sastra dari berbagai bahasa daerah di Nusantara)
b.    Sastra Indonesia Modern
1.    Masa Kelahiran (Masa Kebangkitan)
a.       Periode Awal 1933
b.      Ang bPeriode 1933-1942
c.       Periode 1942-1945
2.    Masa Perkembangan
a.    Periode 1945-1953
b.    Periode 1953-1961
c.    Periode 1961- sekarang



2.3.Jenis-jenis Sastra Indonesia
      
a.     Naratif 
1.      Tulisan
a.      Novel
Novel adalah sebuah karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif; biasanya  dalam bentuk cerita.
                                                Ciri-ciri :
Novel lebih panjang (setidaknya 40.000 kata) dan lebih kompleks dari  cerpen, dan tidak dibatasi keterbatasan struktural dan metrikal sandiwara atau sajak. Umumnya sebuah novel bercerita tentang tokoh-tokoh dan kelakuan mereka dalam kehidupan sehari-hari, dengan menitik beratkan pada sisi-sisi yang aneh dari naratif tersebut.
                                                
b.     Cerita pendek
Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah suatu bentuk  prosa naratif fiktif.
Ciri-ciri :
Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang, seperti novella (dalam pengertian modern) dan novel. Karena singkatnya, cerita-cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema, bahasa dan insight secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang.

c.      Puisi naratif
Puisi naratif ialah puisi yang memberitahu tentang satu cerita     tertentu. Ia termasuklah puisi epik, namun kadangkala nama puisi naratif dikhaskan untuk karya yang lebih pendek dan menarik minat mausia.          
d.     Skrip
1.      Dimainkan langsung
Contohnya : wayang golek, wayang kulit, wayang orang.
2.      Film
Film adalah lakon (cerita) gambar hidup. Kata lain dari film adalah sinema. Sinema adalah karya seni yang lahir dari pemikiran manusia, serta dipadukan dengan dunia industri. Dibandingkan dengan karya seni lain, sinema memiliki keistimewaan, yaitu gerak, gambar, musik, syair, dan suara, semuanya secara serempak dapat ditampilkan di layar sehingga menimbulkan makna dan pemahaman baru.

3.      Opera
Opera adalah drama yang mengandung musik dan nyanyian.
2.      lisan
a.      dimainkan langsung
b.     film
Film adalah lakon (cerita) gambar hidup. Kata lain dari film adalah sinema. Sinema adalah karya seni yang lahir dari pemikiran manusia, serta dipadukan dengan dunia industri. Dibandingkan dengan karya seni lain, sinema memiliki keistimewaan, yaitu gerak, gambar, musik, syair, dan suara, semuanya secara serempak dapat ditampilkan di layar sehingga menimbulkan makna dan pemahaman baru.          
c.      Opera
                                                            Opera adalah drama yang mengandung musik dan nyanyian.


     
b.      Non Naratif
1.      Sajak
Sajak adalah karangan puisi.
Ciri-ciri :
1.       Sebagai puisi modern .
2.        Bentuknya bebas daripada puisi dan syair.
3.       Pemilihan kata-kata yang indah (sesuai dengan mesej dan nada puisi).


2.4.Karakteristik Umum Sastra Indonesia
                   Dilihat dari situasi bahasa:
a.       Monolog adalah pembicaraan yang dilakukan oleh diri sendiri atau adegan dengan pelaku tunggal yang membawakan percakapan seorang diri. Contohnya: puisi atau sajak.
b.      Dialog adalah percakapan antara dua orang tokoh atau lebih. Contohnya: drama.
c.       Teks berlapis atau pencangkokan adalah gabungan antara monolog dan dialog. Contohnya: roman dan novel.





















BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1. Hasil Penelitian
            Dalam penulisan makalah penelitian yang berjudul Pengetahuan dan Minat Mahasiswa Pedidikan Bahasa dan Sastra Indonesia  ini, kami sebelumnya melakukan penelitian dengan cara membagikan angket yang mengambil 16 sampel dari perwakilan  berbagai kelas,  yang berisi pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
1.      Apakah anda menyukai sastra?
2.      Apakah alasan anda menyukai sastra?
3.      Apakah jenis sastra yang anda sukai?
4.      Sejak kapankah anda menyukai sastra?
5.      Apakah jenis sastra yang pernah anda buat?

3.2. Pembahasan

  1. Apakah anda menyukai sastra?




Interpretasi:
            Dari hasil angket diatas, diperoleh data 67% responden menjawab suka, 28% responden menjawab tidak terlalu  suka dan5% responden menjawab tidak suka. Dari data tersebut dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menyukai sastra.

  1. Apakah alasan anda menyukai sastra?

Interpretasi:
            Dari hasil angket diatas, diperoleh data 31% responden menjawab keindahan, 25% responden menjawab hiburan, 19% responden menjawab ungkapan perasaan, 13% responden menjawab seni, 6% responden menjawab berimajinasi dan pembelajaran. Dari data tersebut dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia beralasan bahwa mereka menyukai sastra berdasarkan keindahan sebuah karya sastra.






  1. Apakah jenis sastra yang anda sukai?
         
Interpretasi:                                                                          
            Dari hasil angket diatas, diperoleh data 26% responden menjawab novel, 26% responden menjawab puisi, 15% responden menjawab cerpen, 9% responden menjawab prosa dan drama, 6% responden menjawab teater, dan 3% responden menjawab fiksi, non fiksi dan tulis. Dari data tersebut dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menyukai jenis sastra yang berupa novel dan puisi.
  1. Sejak kapankah anda menyukai sastra?
Interpretasi :
            Dari hasil angket diatas, diperoleh data 30% responden menjawab SMP, 29% responden menjawab SMA dan Perguruan Tinggi, dan 6% responden menjawab Membaca dan Menonton. Dari data tersebut dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar mahasiswa Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia menyukai sastra ssejak mereka berada dibangku SMP.

  1. Apakah jenis sastra yang pernah anda buat?

interpretasi :
                        Dari hasil angket diatas, diperoleh data 56% responden menjawab puisi, 32% tesponden menjawab cerpen, 8% responden menjawab novel, dan 4% responden menjawab drama. Dari data tersebut dapat diinterpretasikan bahwa sebgian besar mahasiswa pendidikan bahasa dan sastra Indonesia pernah membuat karya sastra yang berupa puisi.













BAB IV
PENUTUP

5.1.            Simpulan
Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dari hasil penyebaran angket, dapat diketahui bahwa sebagian besar mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menyukai sastra dengan alasan bahwa sastra memiliki keindahan. Selain itu jenis sastra yang lebih disukai adalah novel dan puisi. Sebagian besar para mahasiswa menyukai sastra sejak berada dibangku SMP. Dan para mahasiswa lebih menyukai untuk membuat karya sastra yang berupa puisi karena lebih mudah dibandingkan dengan genre sastra yang lainnya.
                                                  
5.2.            Saran
Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penulis menyarankan:
1.      Kepada para mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia untuk lebih meningkatkan minat baca terhadap buku yang berhubungan  dengan sastra Indonesia.
2.      Kepada para mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia untuk lebih meningkatkan produksi karya sastra sehingga dapat tercipta sastrawan sastrawan baru di Indonesia.














DAFTAR PUSTAKA

 

Luxemburg, J. V., Ball, M., & Weststeijn, W. G. (1992). Pengantar Kajian Ilmu Sastra. Jakarta: PT Gramedia.

Wellek, R., & Warren, A. (1989). Teori Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia.

http://id.Wikipedia.org/wiki/Sastra Indonesia (diakses pada tanggal 18 November 2011)

http:// . id.wikipedia.org/wiki/Cerita_pendek  (diakses pada tanggal 18 November 2011)

http:// id.wikipedia.org/wiki/Novel (diakses pada tanggal 18 November 2011)

http:// ms.wikipedia.org/wiki/Puisi_naratif  (diakses pada tanggal 19 November 2011)

http://wikipedia.com/ (diakses pada tanggal 19 November 2011)

http://organisasi.org  (diakses pada tanggal 19 November 2011)

www.anneahira.com/pengertian-film. (diakses pada tanggal 19 November 2011)












LAMPIRAN

ANGKET

Pengetahuan dan minat mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia terhadap Sastra Indonesia



1.       Suka sastra?
................................................................................................................................................
2.       Apa alasan anda menyukai sastra?
................................................................................................................................................
................................................................................................................................................
3.       Sastra jenis apa yang anda sukai?
................................................................................................................................................
4.       Sejak kapan anda menyukai sastra?
................................................................................................................................................
5.       Sudah pernah membuat sastra apa saja dan sebutkan alasannya?
( novel, cerpen, puisi, dll ......................)
................................................................................................................................................


0 komentar:

Poskan Komentar